Apa itu aneurisma?
Aneurisma adalah pelebaran atau penggelembungan dinding pembuluh darah, sehingga bisa menyerupai tonjolan atau balon. Jadi yang menonjol itu tidak selalu enak diliat.. hihihi
Aneurisma itu bisa terjadi dimana saja, yang penting ada pembuluh darah kan. Kalau aneurisma terjadi di dada, beberapa gejalanya adalah tentu saja sakit di dada (gak mungkin kan sakit di sikut..), batuk yang menetap, meskipun tergantung batuknya kalau jenis nomaden ya pasti pindah-pindah – bagian ini gak serius.. hehehehe. Gejala lain adalah kesulitan menelan dan rasa seperti ditusuk tusuk, tentu saja di bagian dada dong ah.
Nah gimana kalau terjadi di otak, ya tentu saja sakit kepala dong, kecuali otaknya ada di dengkul, jadinya sakit dengkul.. okeh. Dan biasanya sakit kepalanya berat sering disertai sakit leher.. apalagi kalo udah tanggal tua dan dikejar-kejar tukang kredit, wadoh udah sakit kepala, sakit leher karena takut ketahuan jadi sering nengok ke belakang, plus sakit kaki karena harus sering berlari.. paling parah lagi sakit hati, karena di maki-maki tukang warung kalo ngutang..hahahahaha.
Entahlah kasus ini banyak atau tidak di negara kita, jangankan sakit yang aneh begini, orang sakit kurap ajah kayaknya kita gak punya data statistik yang pasti..hehehehehe. eh jangan salah kurap itu bisa berhubungan dengan sanitasi lho..
Gimana kalo si aneurisma pecah, katanya sih peluang idupnya kecil, apalagi udah menjalar kemana-mana. Nah makanya kalo ada gejala-gejala seperti diatas bisa segera periksakan diri.
Dalam kasus pecah, menunjukan gejala:
Muntah atau mual
Gangguan penglihatan
Kekakuan leher
Kehilangan kesadaran
Kejang
Sulit bernafas
Untuk kasus berat, bisa jadi sampai koma yang berakhir dengan titik.
Kabar baiknya dengan teknologi sekarang, pembuluh yang menggelembung itu dapat dioperasi dengan tingkat keberhasilan (nah ini bingung) ada yang bilang 99.9%, 80%, 70%, 50%, ya pikir sendiri lah among those numbers.
Sedangkan untuk yang udah pecah, tingkat keberhasilannya antara 0 – 50%. Bukan maksud mau nyaingin sang Maut ato nakut-nakutin, tapi ini juga katanya..
Tapi menurut dokter yang merawat saya dulu, jika aneurisma terjadi karena trauma, peluang idupnya cuman 10%. Entahlah, kayaknya referensi masalah peluang ini harus lebih lengkap, jadi jangan dijadikan patokan lah, entar salah lagi.
Apa penyebabnya?
Nah ini dia, ada yang karena bakteri, genetik, melemahnya struktur pembuluh darah, hipertensi, penumpukan lemak (ada yang tau istilah kedokterannya?), infeksi dalam darah, dan penyebab lain yang tidak diketahui, kalau dari sejarah kasusnya adalah trauma karena benturan atau penyempitan otot dll.
Jadi jelas sekarang apa itu aneurisma ya…
Sumber: dari berbagai sumber, nakita, healhtoday, aneurism mailing list, dll.
Tinggalkan sebuah Komentar
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
